Cakrawala dunia, Menginspirasi, dan Menarik

Rabu, 12 Februari 2014

Valentine day, Hari kasih sayang?


       

       14 Februari sering sekali dijadikan sebagai ajang kasih sayang yang telah lama dilakukan masyarakat dan sudah menjadi budaya mereka. Padahal sejarah tentang valentine masih simpang siur gak jelas. Valentine day atau hari kasih sayang ini dijadikan para remaja untuk mengungkapkan perasaannya kepada wanita yang dicintainya. Apakah setiap hari kita gak berbagi kasih sayang?

       Inilah budaya barat yang telah meluas diberbagai negara termasuk di Indonesia. Ya pada tanggal tersebut mereka membawa coklat untuk diberikan kepada yang tersayang. Budaya macam apa ini? Menurut islam jelas tidak ada dasarnya sama sekali. Dan bisa berdosa apabila kita sebagai orang islam mengikuti budaya mereka. Seperti yang di firmankan Allah swt. "Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka mereka termasuk golongan dari kaum tersebut."

      Sudah jelas bahwa islam melarang untuk tidak merayakan hari valentine. Maka buat anda yang masih mengerjakannya tinggalkanlah meskipun itu bukan untuk pacar, tetapi apa harus hari itu?
Share:

Selasa, 11 Februari 2014

Bencana datang apa yang harus dilakukan?

    
      Tiada makhluk yang hidup atas kemauan sendiri, melainkan hidup karena diciptakan. Oleh siapa? Tentulah Sang Maha Pencipta yaitu ALLAH swt. Kadang manusia lupa siapa sebenarnya dia. Berasal dari mana dia? Hidup untuk apa dia? Tentulah kita diciptakan untuk menyembah Allah swt, seperti yang ternuklil didalam Q.S Adz -Dzariyat ayat 56


وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."

Jelas sekali dalil diatas dan mampu menjawab pertanyaan kenapa sekarang ini banyak banget bencana yang menghadang entah itu banjir, gunung meletus, gempa bumi, tanah longsor dan yang lainnya. Jika kita sudah menerapkan ayat diatas dengan benar maka kita akan terhindar dari bencana. Anehnya lagi kalau udah tau dapet bencana eeh malah kagak mau tobat, aneh gak tu orang? harusnya kita itu bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah swt.

Jika kita mau terhindar dari bencana maka dekatkanlah diri kepada Allah. Jangan membuat Dia murka sekali-kali membuat murka padanya adzab akan datang. Maka ingatlah Allah dan jagalah Allah maka Allah akan menjagamu.
Share:

Su'udzhon membawa petaka?

Sering sekali kita berprasangka di kehidupan ini, baik itu prasangka baik maupun yang buruk. Tetapi yang menjadi masalah adalah bila kita berprasangka buruk atau su'udzhon. Nabi muhammad pernah bersabda didalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah :

Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw. bersabda "Jauhkanlah dirimu dari prasangka buruk (su'udzhon), karena prasangka buruk (su'udzhon) itu sedusta-dustanya perkataan." (Mutafaqun Alaihi)

Dari hadits tadi sudah jelas bahwa su'udzhon itu sedusta-dustanya perkataan. Kenapa begitu? Iya kalau yang diprasangkakan itu benar kalau tidak yaa siap-siap kena adzab-Nya. kalau yang kita prasangkai itu adalah orang yang jelas-jelas jauh dari apa yang kita prasangkai maka sudah pasti dosa yang didapatkan. Maka dari itu kita perlu tabayunkan terlebih dahulu agar terhindar dari dosa.

Apa su'udzhon itu membawa petaka? Iya tentulah. Karena setiap perkataan yang dusta itu adalah dosa. Sekarang ini banyak orang yang tak sadar atas perilakunya, buktinya bencana alam terjadi dimana-mana. Kebanyakan orang jika melakukan kesalahan itu tidak segera bertaubat, tapi malah nunggu peringatan dari Allah. Ya beginilah jadinya musibah ada dimana-mana. Ingat musibah itu ada untuk mengingatkan, menyadarkan kita bahwa kita harus tetap tunduk dan patu pada perintah Allah swt.

Share:
Diberdayakan oleh Blogger.